2 Bahasa Paling Sulit di Dunia yang Malah Banyak Diminati | Fakta & Penjelasan

 

Ada dua bahasa yang paling sulit didunia tapi kenapa dua bahasa ini justru yang paling banyak dipelajari oleh orang di dunia?
Bahasa adalah simbol identitas, namun ada bahasa yang diakui paling sulit dipelajari tapi banyak diminati. Bahasa apakah itu? Simak ulasannya beserta fakta dan penjelasannya berikut ini!


Author: Queena Timur


2 Bahasa Paling Sulit di Dunia yang Malah Banyak Diminati – Begini Penjelasannya

 

Saya selalu percaya bahwa bahasa bukan sekadar alat komunikasi semata. Bahasa adalah simbol yang menyimpan jiwa sebuah komunitas: bahasa kenegaraan mencerminkan identitas nasional, sedangkan bahasa daerah menyuarakan kekayaan budaya lokal. 

Di Indonesia tempat saya tinggal, jumlah bahasa daerah tak terhitung jelas – setiap suku dan daerah memiliki bahasa khasnya sendiri. 

Padahal, berdasarkan catatan, ada lebih dari 1.000 suku di negeri ini. Bayangkan saja, berapa banyak ragam bahasa yang tumbuh dan berkembang di tanah air kita?

Pernahkah Anda berpikir tentang keragaman bahasa di seluruh dunia? Pertanyaan seperti 

Bahasa dari negara mana yang paling sulit dipelajari?” atau “Bahasa mana yang kini banyak diminati?”

Kalimat itu sering muncul di benak saya

Setelah membaca berbagai sumber dan mengumpulkan fakta, saya menemukan bahwa dua bahasa yang disebut sebagai yang paling sulit di dunia justru menjadi incaran banyak orang untuk dipelajari. 

Bahasa apakah saja itu?

 


2 Bahasa yang dianggap sulit Di Dunia tapi Dipelajari Banyak Orang


Bahasa Arab dan bahasa Mandarin adalah bahasa yang paling sulit atau susah di dunia tapi banyak yang mau belajar dia bahasa tersebut

Sebelum membahas lebih dalam, perlu saya tekankan bahwa tingkat kesulitan mempelajari bahasa sangat subjektif dan tergantung pada kemampuan serta latar belakang bahasa setiap individu. 

Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa beberapa bahasa memang diakui secara luas memiliki aturan tata bahasa, kosa kata, dan sistem penulisan yang berbeda dengan standar umum. 

Berikut adalah dua bahasa bahasa yang dianggap paling sulit tapi banyak dipelajari oleh banyak orang di dunia, sebagai berikut:

 

1. Bahasa Arab: Simbol Spiritual dan Global yang Menantang

Saya merasa bangga setiap kali melihat seseorang yang mampu menguasai Bahasa Arab – karena bahasa ini benar-benar termasuk dalam kategori paling sulit di dunia.

Dahulu kala, minat terhadap Bahasa Arab mungkin tidak terlalu tinggi, namun kini posisinya telah bergeser drastis. 

Menurut laporan dari Republika.co.id yang mengutip Babbel, disebut bahwa Bahasa Arab memiliki sekitar 313 juta penutur di seluruh dunia dan menjadi bahasa kelima yang paling banyak digunakan secara global setelah Mandarin, Spanyol, Inggris, dan Hindi.

Apa yang membuat bahasa Arab terasa sulit? 

Pertama, jumlah kosa katanya mencapai lebih dari 12 juta – angka yang luar biasa besar. 

Kedua, sistem penulisan dan pembacaan dilakukan dari kanan ke kiri, berbeda dengan kebanyakan bahasa yang kita kenal. 

Selain itu, ragam dialeknya juga beragam; misalnya dialek Mesir tidak sama dengan dialek Arab Saudi. Penggunaannya juga menuntut ketelitian dalam penulisan, pengucapan, dan pendengaran.

Namun, alasan popularitasnya tak bisa dilepaskan dari makna yang lebih dalam: Bahasa Arab adalah bahasa suci agama Islam, yang merupakan salah satu agama terbesar di dunia. 

Banyak orang melihat pembelajaran Bahasa Arab sebagai bagian dari memahami ajaran agama. Selain itu, bahasa ini banyak digunakan di wilayah Timur Tengah dan Afrika Selatan, sehingga menjadi penting untuk kepentingan bisnis, kerja sama organisasi, dan perkembangan industri.

 

2. Bahasa Mandarin: #1 Paling Sulit tapi Sangat Relevan

Diketahui bahwa bahasa yang paling sulit dipelajari selain bahasa Arab adalah bahasa Mandarin, mengapa?

Jika Bahasa Arab sudah dianggap menantang, saya rasa Bahasa Mandarin adalah level yang lebih kompleks lagi – bahkan disebut sebagai bahasa paling sulit di dunia.

Menurut Kompas.com yang mengutip Taleninstituut Nederland, Bahasa Mandarin memiliki banyak idiom dan termasuk dalam kategori bahasa tonal. 

Artinya, satu kata yang diucapkan dengan nada berbeda akan memiliki makna yang sama sekali berbeda – kesalahan kecil dalam pelafalan bisa mengubah seluruh pesan yang ingin disampaikan.

Selain itu, seperti yang dijelaskan di Hankazi, ada tiga hal utama yang membuat Bahasa Mandarin sulit dipelajari:

  1. Nada/tone: Sistem pelafalan yang bergantung pada variasi nada suara.
  2. Hanzi: Aksara tulisan yang digunakan sehari-hari, dengan total sekitar 60 ribu karakter meskipun tidak semua digunakan secara rutin.
  3. Pinyin: Sistem ejaan berbasis Latin yang digunakan untuk membantu pelafalan, namun memiliki aturan sendiri yang perlu dipahami dengan baik.

 

Meskipun begitu, minat terhadap Bahasa Mandarin terus meningkat, termasuk di Indonesia. 

Alasan utamanya adalah populasi penuturnya yang sangat besar dan pengaruh ekonomi China yang semakin luas. 

Banyak perusahaan lokal yang menjalin kerja sama dengan perusahaan China, sehingga kemampuan berbahasa Mandarin menjadi nilai tambah penting bagi karyawan.

 

Bahasa memang memiliki kekuatan untuk menghubungkan manusia, bahkan ketika proses pembelajarannya penuh tantangan. Kedua bahasa ini membuktikan bahwa kesulitan bukanlah penghalang untuk menjadi pilihan utama bagi banyak orang.

Itulah 2 bahasa yang dianggap paling sulit dipelajari namun banyak peminatnya menurut versi Queentimur.my.id, kalau menurut kamu bahasa mana yang paling sulit? Bisa komen dibawah ya🙏



 

 #bahasaarab #bahasamandarin #belajarbahasa #bahasa #arab #mandarin



Posting Komentar

0 Komentar